Lunang, 6 September 2026 — Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka SMAN 1 Lunang kembali melaksanakan kegiatan pembinaan yang sarat dengan nilai kedisiplinan, ketangguhan, dan tanggung jawab. Pada Minggu, 6 September 2026, sejumlah anggota Pramuka mengikuti kegiatan penyematan Wings Tapak Merah yang dilaksanakan di Sambungo, Silaut 6, Kabupaten Pesisir Selatan.
Penyematan Wings Tapak Merah dilakukan langsung oleh Pembina Pramuka SMAN 1 Lunang, Bapak Wiguratno, S.Pd., sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan anggota Pramuka menyelesaikan rangkaian pengembaraan jarak jauh.
Sebelum memperoleh Wings Tapak Merah, para anggota Pramuka terlebih dahulu menjalani pengembaraan jarak jauh dengan rute dari Simpang Pasar Silaut hingga finish di Silaut 6. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter anggota Pramuka karena tidak hanya menuntut kemampuan berjalan dalam jarak yang cukup jauh, tetapi juga menguji ketahanan fisik dan mental, kedisiplinan, kekompakan, kemampuan bekerja sama, serta kemandirian.
Dalam perjalanan, para anggota Pramuka dituntut untuk mampu mengatur langkah, menjaga stamina, mematuhi ketentuan perjalanan, saling membantu antaranggota, serta menyelesaikan tantangan yang dihadapi hingga mencapai titik akhir pengembaraan. Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran nyata bahwa setiap tujuan membutuhkan perjuangan, ketekunan, dan kerja sama.
Pemberian Wings Tapak Merah setelah pengembaraan jarak jauh memiliki makna tersendiri. Jejak perjalanan yang ditempuh dari Simpang Pasar Silaut menuju Silaut 6 menjadi gambaran perjuangan anggota Pramuka dalam menghadapi tantangan dan menyelesaikan tugas hingga tuntas. Dengan demikian, wings yang disematkan di seragam menjadi pengingat atas proses dan pengalaman yang telah mereka lalui.


Pembina Pramuka SMAN 1 Lunang, Wiguratno, S.Pd., dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah mengikuti pengembaraan dengan penuh semangat. Menurutnya, kegiatan seperti pengembaraan jarak jauh sangat penting untuk membentuk pribadi anggota Pramuka yang tangguh, mandiri, disiplin, dan mampu bekerja sama.
“Wings Tapak Merah ini bukan hanya tanda yang disematkan pada seragam, tetapi menjadi simbol dari perjuangan dan proses yang telah dilalui. Semoga pengalaman pengembaraan ini dapat membentuk karakter yang lebih kuat, disiplin, bertanggung jawab, dan pantang menyerah,” ujar Wiguratno, S.Pd.
Kegiatan penyematan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kebanggaan. Para anggota Pramuka yang berhasil menyelesaikan pengembaraan tampak antusias mengikuti prosesi penyematan sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan perjuangan mereka.


Melalui kegiatan tersebut, ekstrakurikuler Pramuka SMAN 1 Lunang tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan keterampilan kepramukaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter murid. Nilai-nilai seperti disiplin, keberanian, kemandirian, gotong royong, kepemimpinan, dan pantang menyerah diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap anggota.
Dengan disematkannya Wings Tapak Merah, perjalanan anggota Pramuka SMAN 1 Lunang diharapkan tidak berhenti pada sebuah tanda penghargaan, tetapi menjadi motivasi untuk terus mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan, meningkatkan kemampuan, serta memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan lingkungan masyarakat.




Tuliskan Komentar Anda