Lunang, 20 Agustus 2026 — Proses Belajar Mengajar (PBM) di SMAN 1 Lunang pada Kamis (20/8/2026) berlangsung dengan beragam aktivitas pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Para guru menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga mendorong murid untuk aktif mengamati, berdiskusi, dan memahami persoalan kehidupan sehari-hari.
Salah satu kegiatan terlihat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang diampu oleh Widya Pangestika, S.Pd., M.Pd. Dalam pembelajaran materi Teks Laporan Hasil Observasi, murid diajak untuk belajar langsung di luar kelas.
Dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, murid melakukan pengamatan terhadap berbagai objek tumbuhan yang ada di sekitar sekolah. Hasil pengamatan tersebut nantinya akan dituangkan dalam bentuk laporan hasil observasi sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang telah dipelajari.

Suasana pembelajaran tampak lebih hidup. Murid terlihat antusias melakukan pengamatan, mencatat berbagai informasi penting, serta berdiskusi mengenai objek yang mereka temukan. Pembelajaran seperti ini memberikan kesempatan kepada murid untuk menghubungkan materi Bahasa Indonesia dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar.
Sementara itu, pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), Novi Sentia Dewi, S.Pd. berkolaborasi dengan KUA Kecamatan Lunang dalam memberikan edukasi kepada murid mengenai pergaulan remaja dan upaya mencegah terjadinya pernikahan dini.
Materi tersebut disampaikan secara langsung oleh Penyuluh Agama KUA Kecamatan Lunang, Ustadz Ali Ma'shum. Dalam kegiatan tersebut, murid mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga pergaulan, membangun karakter yang baik, serta mempertimbangkan masa depan sebelum mengambil keputusan besar dalam kehidupan.

Kolaborasi antara sekolah dan KUA ini menjadi bagian penting dalam memberikan pembekalan kepada murid agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan remaja secara bijak. Edukasi tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran murid untuk menjaga diri, fokus pada pendidikan, serta mempersiapkan masa depan dengan sebaik-baiknya.
Melalui berbagai kegiatan PBM tersebut, SMAN 1 Lunang terus berupaya menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, kolaboratif, dan dekat dengan kehidupan murid. Pembelajaran diharapkan tidak hanya menghasilkan murid yang memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan berpikir, dan kemampuan mengambil keputusan yang baik.
Kepala SMAN 1 Lunang, Nopriyeni, S.Pd., terus mendorong guru untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan bermakna, sehingga setiap kegiatan di sekolah dapat menjadi pengalaman yang berharga bagi perkembangan akademik maupun karakter murid


Tuliskan Komentar Anda