Lunang, 21 September 2026 — Senin pagi kembali menjadi momentum bagi keluarga besar SMAN 1 Lunang untuk mengawali aktivitas pembelajaran dengan melaksanakan upacara bendera. Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan khidmat ini dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026, dengan petugas upacara berasal dari murid Fase FT 6.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Nurhidayani, S.Pd.I, selaku wali kelas FT 6. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh murid untuk memahami dan menerapkan nilai tanggung jawab dalam setiap tindakan dan keputusan yang dilakukan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, setiap perbuatan yang dilakukan seseorang pada hakikatnya akan memberikan dampak yang kembali kepada dirinya sendiri. Kebaikan yang ditanam akan melahirkan kebaikan, sementara perbuatan buruk juga dapat mendatangkan konsekuensi bagi orang yang melakukannya.
“Apa yang kita buat, jika itu baik, maka kebaikan tersebut akan kembali kepada kita. Sebaliknya, jika kita melakukan sesuatu yang buruk, maka keburukan itu juga akan kembali kepada kita.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh murid bahwa tanggung jawab bukan sekadar menjalankan kewajiban, tetapi juga kesadaran untuk mempertimbangkan setiap tindakan dan menerima konsekuensi dari apa yang telah dilakukan.
Di lingkungan sekolah, sikap bertanggung jawab dapat diwujudkan melalui berbagai hal sederhana, seperti mematuhi tata tertib, menyelesaikan tugas tepat waktu, menjaga kebersihan lingkungan, menghormati guru dan sesama murid, serta menjaga nama baik sekolah.
Amanat tersebut diharapkan dapat menjadi refleksi bagi seluruh murid SMAN 1 Lunang untuk lebih berhati-hati dalam bertindak dan membiasakan diri menanamkan hal-hal positif dalam kehidupan. Sebab, setiap tindakan adalah benih yang suatu saat akan tumbuh menjadi hasil yang kembali kepada orang yang menanamnya.
Upacara bendera pun menjadi lebih dari sekadar rutinitas setiap Senin pagi. Ia menjadi ruang untuk menanamkan nilai karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesadaran bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi.
Dengan semangat tersebut, keluarga besar SMAN 1 Lunang terus berupaya menjadikan sekolah sebagai ruang tumbuh bagi murid, bukan hanya dalam pengetahuan dan prestasi, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan tanggung jawab.




Tuliskan Komentar Anda