Lunang, 11 September 2026 — Jumat pagi di SMAN 1 Lunang berlangsung penuh makna dan semangat kebersamaan. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi penting tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana serta menjadi ruang bagi murid untuk belajar berdemokrasi melalui pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026/2027.
Kegiatan diawali dengan santapan rohani yang dilaksanakan oleh Pengurus OSIS. Sebelum penyampaian ceramah, kegiatan diawali dengan pembacaan Al Quran dan terjemahannya. Dilanjutkan dengan melantunkan Asmaul Husna dan dilanjutkan dengan ceramah. Dalam kesempatan tersebut, Wahyu, salah seorang Pengurus OSIS, menyampaikan ceramah dengan judul “Peduli terhadap Kebersihan Lingkungan Sekolah.”
Dalam ceramahnya, Wahyu mengajak seluruh murid untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kebersihan sekolah bukan semata-mata tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. Lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman akan menciptakan suasana belajar yang lebih sehat, tertib, dan menyenangkan.
Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui amanat yang disampaikan oleh salah seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Ibu Reni Asdianti, S.Pd. Ia memberikan penguatan kepada murid agar kepedulian terhadap kebersihan tidak berhenti pada kegiatan atau imbauan semata, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam rangkaian kegiatan santapan rohani juga dilantunkan nasyid oleh perwakilan dari pengurus OSIS, yang menyejukkan hati para murid dan majelis guru SMAN 1 Lunang, lalu kegiatan ditutup dengan pembacaan doa.


Belajar Siaga Menghadapi Bencana
Usai santapan rohani, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mitigasi bencana yang disampaikan oleh Bapak Zamzami Inzaip, S.Pd.I, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan (Wakasis).
Dalam penyampaiannya, Zamzami memberikan informasi dan pemahaman kepada murid mengenai pentingnya mitigasi bencana. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran warga sekolah agar mampu mengenali potensi risiko bencana, memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan, serta memiliki sikap tanggap dan tidak panik ketika menghadapi situasi darurat.
Melalui sosialisasi tersebut, murid diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan mengenai bencana, tetapi juga mampu menerapkan prinsip kesiapsiagaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kampanye Akbar Paslon Ketua dan Wakil Ketua OSIS
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada agenda yang tidak kalah menarik, yaitu kampanye akbar Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 1 Lunang periode 2026/2027.
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan kepengurusan OSIS. Masing-masing pasangan calon mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan visi, misi, dan program kerja yang akan mereka usung apabila terpilih nantinya.
Penyampaian visi dan misi berlangsung dengan penuh semangat. Para paslon berusaha menyampaikan gagasan terbaik mereka untuk membawa OSIS SMAN 1 Lunang menjadi organisasi yang lebih aktif, kreatif, dan mampu menjadi wadah bagi murid untuk mengembangkan potensi serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan sekolah.
Setelah seluruh paslon menyampaikan visi, misi, dan programnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, murid diberikan kesempatan untuk menggali lebih jauh gagasan dan komitmen masing-masing pasangan calon.
Sesi tanya jawab menjadi bagian yang menarik karena murid dapat menilai secara langsung sejauh mana setiap paslon memahami persoalan di lingkungan sekolah dan memiliki solusi serta program yang realistis untuk diwujudkan.


Menanamkan Kepedulian dan Demokrasi Sejak di Bangku Sekolah
Rangkaian kegiatan Jumat di SMAN 1 Lunang tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui santapan rohani, murid diajak membangun karakter peduli terhadap lingkungan. Melalui sosialisasi mitigasi bencana, mereka dibekali pengetahuan dan kesiapsiagaan. Sementara melalui kampanye akbar OSIS, mereka belajar tentang demokrasi, kepemimpinan, keberanian menyampaikan gagasan, serta menghargai perbedaan pilihan.
Ketiga kegiatan tersebut menjadi satu rangkaian pembelajaran yang saling melengkapi: peduli terhadap lingkungan, siap menghadapi bencana, dan berani mengambil bagian dalam kehidupan demokratis di sekolah.
Dengan demikian, Jumat, 11 September 2026, bukan sekadar hari kegiatan rutin di SMAN 1 Lunang, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter murid untuk tumbuh menjadi pribadi yang peduli, tanggap, bertanggung jawab, dan mampu menggunakan hak pilihnya secara bijaksana.


Tuliskan Komentar Anda